Dunia Baru
Oleh:
Jingga Asmara
Seminggu lagi....
Yap, seminggu lagi, seragam
putih abu-abu akan segera ku lepaskan. UAN tinggal menunggu hari, ketika
masa-masa indah itu akan berakhir aku pun mulai merancang kehidupan yang jauh
lebih indah. tapi sayang kehidupan indah itu tidak kulewati bersama mereka
nantinya... kami akan berpisah demi cita dan kebahagiaan. Tere yang dua bulan
lalu bercerita ingin melanjutkan studi diluar kota, Vina yang juga harapannya akan
menjadi seorang dokter ingin menembus UGM, tak ketinggalan Ellyn ingin sekali
ia menginjakkan kaki di UI Jakarta. Sedangkan aku sendiri menetap dengan asa
yang menjulang ke langit meski telapak kaki tak bersentuh dengan daerah
metropolitan seperti yang dibangga-banggakan oleh ke tiga sahabatku itu. Yah... kami ber-empat akan terpencar !!!
Aku memilih untuk menetap di
bumi cendrawasi ini, Sorong tercinta.
Kokok si jantan menyambut
sang surya yang sedang tersenyum. Hari mendebarkan itupun tiba...
Dan semuanya telah
kupersiapkan. Insya Allah lahir batin aku siap !!! bimbel[1] yang diberikan
oleh guru-guru cukup membantuku dan teman-teman untuk memantapkan diri
mengikuti Ujian kali ini. Berharap kami bisa lulus 100%.
~~~000~~~
Dag... dig... dug...
Ujian pertama adalah bahasa
indonesia. Mata pelajaran yang sangat rumit bagiku. Tapi mudah-mudahan tidak
untuk saat ini. O’oo... kurasa itu suara debaran detak jantungku yang semakin
kencang saat melihat tumpukan soal-soal akan dibagikan. Sebelumnya LKS[2] dulu yang
dibagi, diharapkan agar sluruh siswa mengisi identitas.
“Huuuffftttt......” desahan
nafasku saat membaca soal nomor 35-40.
Lagi-lagi dihadapkan dengan
soal yang harus menentukan ide pokok, kalimat utama dan paragraf utama. Soal
seperti ini yang menjadi kesulitan untuk aku dalam berfikir. LOLA[3] !! paling benci
dengan soal seperti ini.
Jarum jam berotasi dengan
sempurna, dan sang waktu terkesimak mlihat tingkah-tingah kami yang begitu
menggelitik. Ada banyak kenangan disetiap sudut sekolah. Tiga tahun adalah
waktu yang sangat bersejarah bagiku. Tiada kisah paling indah, kisah kasih di
sekolah. Dan tangis kebahagiaan menyelimuti SMA N 2 SORONG. Puji syukur kami
lulus 100%.
Tere berhasil masuk di UNPAD
Bandung, sedang Vina ia tak main-main dengan impinnya ia pun gol menembus
gawang UGM di Djogja. Dan tak ketinggalan sahabatku Ellyn UI berhasil ia masuki
gerbangnya. Bahagia rasanya melihat keberhasilan sahabat-sahabat terbaikku.
Dan...........
Aku... masih dibatas
penantian.
saat menelusuri aspal hitam nan panas,
menggebu-gebu hatiku tak sabar ingin melihat gedung bertingkat tiga itu.
Seminggu yang lalu aku resmi menjadi mahasiwa setelah marasakan dan menikmti
dahsyatnya MATRAS[4].
Selama sepekan digembleng oleh para senior.
Persawahan hijau nan
membahana telah terlewati pertanda sebentar lagi aku akan sampai. Tinggal
beberapa meter lagi. Dan mulai hari ini semuanya akan berubah. Dunia baru
menantiku, kedewasaan pun akan kurasakan.
“Depan ya pak...” kuminta
agar sang supir menghentikan putaran roda mobilny, dan memberinya selembar uang
yang ada gambar kakek Imam Bonjol.
Mataku sempat brbinar ketika
melihat gedung berwarna biru muda dan senada biru tua bertuliskan “STKIP
MUH.SORONG” dan mulailah membuat sejarah baru lewat kampus biru.
Sekian
^_^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar